
Resep Putu Mayang Ubi Ungu: Rahasia Kue Tradisional yang Bikin Nagih Tiap Suapan!
Halo, teman-teman pecinta kuliner! Aku tahu banget nih, kadang kita suka kangen sama jajanan pasar yang rasanya otentik tapi kok sekarang susah banget nyarinya ya. Atau, pas nemu pun, rasanya udah beda, nggak seenak dulu. Apalagi kalau lagi pengen sesuatu yang manis tapi nggak mau yang itu-itu aja, pengen coba sesuatu yang beda tapi tetap akrab di lidah kita.
Pernah nggak sih kamu merasa begitu? Pengen bikin sendiri di rumah tapi kok mikirnya ribet banget ya, apalagi kalau belum pernah bikin sebelumnya. Mau cari resep di internet, takutnya hasilnya zonk atau malah kemanisan. Udah gitu, banyak resep yang nggak ngasih tahu tips-tips kecil tapi penting yang bikin kue jadi sempurna.
Nah, pas banget nih! Kali ini aku mau ajak kalian bikin salah satu kue tradisional yang legendaris, tapi dengan sentuhan unik yang bikin rasanya makin istimewa dan tampilannya cantik banget: Putu Mayang Ubi Ungu! Dijamin deh, setelah nyobain resep ini, kamu nggak akan pernah lagi takut gagal atau kecewa. Rasanya itu lho, lembut, kenyal, manisnya pas, dan ada aroma khas ubi ungu yang bikin nagih. Yuk, siapkan catatanmu, karena ini resep anti gagal yang wajib kamu coba!
Bahan-bahan Putu Mayang Ubi Ungu
- 250 gram ubi ungu, kukus dan haluskan (Pilih ubi ungu yang manis ya, biar rasanya makin keluar)
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 600 ml santan sedang (Perasan pertama dan kedua dicampur)
- 1/2 sendok teh garam
- 1 sendok makan gula pasir
- Minyak goreng secukupnya, untuk olesan cetakan (Biar nggak lengket lho nanti adonannya)
Bahan Saus Kinca Pandan
- 200 gram gula merah, sisir halus (Gula merahnya yang warnanya pekat ya, biar sausnya cantik)
- 100 ml air
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- 1/4 sendok teh garam
- 150 ml santan kental (Ini santan perasan pertama ya, biar gurihnya nampol)
- 1 sendok teh tepung maizena, larutkan dengan sedikit air (Untuk pengental, biar sausnya legit)

Cara Membuat Putu Mayang Ubi Ungu
- Campurkan ubi ungu yang sudah dihaluskan dengan tepung beras, tepung tapioka, garam, dan gula pasir dalam wadah besar. Aduk rata sampai semua bahan tercampur sempurna.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diuleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk. Pastikan adonan tidak terlalu lembek atau terlalu kaku ya.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian. Jika ingin ada variasi warna lain, bisa ditambahkan sedikit pewarna makanan, tapi kalau aku sih suka yang alami dari ubi ungunya aja.
- Siapkan cetakan putu mayang (biasanya yang berbentuk seperti saringan). Olesi tipis cetakan dengan minyak goreng agar adonan tidak lengket.
- Ambil sebagian adonan, letakkan di atas cetakan, lalu tekan perlahan hingga adonan keluar berbentuk mi keriting di atas selembar daun pisang yang sudah diolesi minyak atau langsung ke loyang kukusan yang dialasi daun pisang.
- Lakukan langkah ini sampai semua adonan habis.
- Panaskan kukusan hingga airnya mendidih dan beruap banyak.
- Kukus putu mayang selama kurang lebih 10-15 menit atau hingga matang. Tandanya, putu mayang akan terlihat lebih transparan dan kenyal. Angkat dan dinginkan.
- Sambil menunggu putu mayang matang, kita buat saus kincanya. Dalam panci, campurkan gula merah, air, daun pandan, dan garam. Masak hingga gula larut dan mendidih.
- Saring larutan gula merah agar bersih dari kotoran. Masukkan kembali ke panci.
- Tuangkan santan kental, masak kembali dengan api kecil sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah.
- Setelah mendidih, masukkan larutan tepung maizena. Aduk cepat hingga saus mengental dan licin. Matikan api.
Penyajian
Untuk menyajikannya, ambil beberapa keping putu mayang ubi ungu di atas piring. Kemudian, sirami dengan saus kinca pandan yang legit dan harum. Rasanya itu lho, perpaduan manis gurih dari kinca dan santan, berpadu sempurna dengan lembut kenyalnya putu mayang ubi ungu yang sedikit berserat. Ada aroma pandan yang menenangkan, pokoknya bikin setiap suapan jadi kenangan indah. Dijamin deh, ini bakal jadi favorit baru di rumahmu. Selamat mencoba ya, semoga berhasil!