
Pendahuluan
Hai, teman-teman pecinta kuliner! Aku yakin sebagian dari kamu pasti sering banget kangen sama jajanan atau lauk pauk sederhana yang rasanya bikin nostalgia, ya kan? Salah satunya, dadar jagung atau bakwan jagung. Tapi, seringkali kita bikin sendiri kok hasilnya malah lembek, kurang renyah, atau rasanya 'biasa aja'. Pernah ngalamin? Aku juga pernah lho. Kadang beli di luar juga kurang pas di lidah, rasanya terlalu manis, atau terlalu gurih sampai enek.
Nah, kalau kamu sedang mencari resep dadar jagung yang hasilnya renyah di luar, lembut di dalam, dengan perpaduan rasa manis gurih yang pas banget, kamu datang ke tempat yang tepat. Kali ini, aku mau berbagi resep dadar jagung yang aku jamin bikin kamu ketagihan dan pasti jadi favorit keluarga. Resep ini sudah aku coba berkali-kali sampai akhirnya ketemu takaran pas yang anti gagal. Jadi, siap-siap ya, karena setelah ini kamu akan bisa bikin dadar jagung seenak buatan nenek!
Resep ini cocok banget buat camilan sore hari sambil ngeteh, atau sebagai teman makan nasi hangat dengan sambal favorit. Yuk, langsung kita intip bahan-bahannya!
Bahan-bahan
- 3 buah jagung manis ukuran sedang, serut atau pipil (pilih jagung yang segar ya, biar rasanya lebih manis alami)
- 1 butir telur ayam
- 5 sendok makan tepung terigu serbaguna
- 2 sendok makan tepung beras (ini kunci renyahnya lho!)
- 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya lalu iris tipis
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya (sekitar 1 sendok teh atau sesuai selera)
- Lada bubuk secukupnya
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Bumbu Halus:
- 4 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 buah cabai merah keriting (opsional, kalau suka pedas bisa ditambah)
- 1 ruas jari kencur (jangan diskip ya, ini yang bikin aroma makin sedap!)
Cara Membuat
- Pertama, siapkan jagung manis yang sudah dipipil. Kalau kamu suka tekstur jagung yang masih 'grinjilan' saat digigit, cukup sisihkan sekitar sepertiga bagian jagung. Dua pertiga sisanya, bisa kamu ulek kasar atau blender sebentar saja ya, jangan sampai terlalu halus seperti bubur. Campurkan kembali jagung yang diulek/blender dengan jagung pipil utuh.
- Selanjutnya, haluskan semua bumbu halus: bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan kencur. Kamu bisa menguleknya manual atau menggunakan blender dengan sedikit air.
- Dalam sebuah wadah besar, campurkan jagung yang sudah dihaluskan dan pipil tadi dengan bumbu halus, telur, tepung terigu, tepung beras, irisan daun jeruk, dan daun bawang.
- Bumbui dengan garam, gula pasir, dan lada bubuk. Aduk semua bahan sampai tercampur rata. Jangan lupa icip sedikit adonan mentah (pastikan tidak ada bakteri ya) untuk menyesuaikan rasa. Konsistensi adonan harus pas ya, tidak terlalu kental atau terlalu encer. Kalau terlalu encer, bisa tambahkan sedikit tepung terigu lagi.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang. Pastikan minyak cukup banyak agar dadar jagung bisa matang merata dan renyah sempurna.
- Setelah minyak panas, ambil sekitar satu sendok sayur adonan, lalu goreng di minyak panas. Pipihkan sedikit agar dadar jagung tidak terlalu tebal dan bisa matang sampai ke dalam serta renyah maksimal.
- Goreng hingga kedua sisi berwarna kuning keemasan dan matang sempurna. Jangan lupa dibalik agar tidak gosong. Angkat dan tiriskan dadar jagung. Lakukan sampai adonan habis.
Penyajian
Dadar jagung renyah ini paling enak disantap selagi hangat. Bayangkan, gigitan pertama langsung disambut sensasi renyah di luar, disusul lembutnya adonan di dalam dengan ledakan rasa jagung manis yang gurih dan sedikit pedas dari bumbu. Aroma kencur dan daun jeruknya itu lho, bikin nagih! Kamu bisa menyajikannya sebagai camilan sore yang ditemani teh tawar hangat, atau sebagai pelengkap makan nasi dengan sambal terasi. Dijamin, satu porsi nggak akan cukup deh!
🛒 Rahasia Dapur Resep Bunda
Mau hasil masakan persis seperti resep di atas? Rahasianya ada di alat masak anti lengket dan bumbu pilihan yang biasa kami pakai.
Cek Koleksi Alat Masaknya di Shopee