
Pengantar: Bosan dengan Menu Itu-Itu Saja? Kapurung Solusinya!
Hai, teman-teman dapurku! Kalian pernah nggak sih merasa bosan dengan menu makan siang atau malam yang itu-itu saja? Rasanya kok ya muter-muter di ayam goreng, sayur bening, atau nasi padang terus. Padahal, Indonesia itu kaya banget lho dengan kuliner yang unik dan nggak pasaran. Nah, kali ini aku mau ajak kalian jalan-jalan virtual ke Sulawesi Selatan, tepatnya ke Palopo, untuk mencicipi salah satu hidangan legendaris mereka: Kapurung!
Mungkin sebagian dari kalian ada yang baru dengar nama Kapurung ini ya. Jangan kaget, aku juga dulu gitu kok. Tapi setelah nyoba, wah langsung jatuh cinta! Kapurung ini bukan sekadar sup biasa. Ini adalah perpaduan unik antara bulatan-bulatan sagu kenyal, ikan segar, sayuran hijau, dan kuah yang asam, pedas, gurih, segar jadi satu. Bayangin deh, semua rasa itu bersatu padu di dalam mangkuk. Dijamin bikin mata melek dan perut kenyang bahagia.
Kapurung ini pas banget buat kamu yang lagi cari sensasi rasa baru, atau yang mau makan sehat tapi tetap lezat. Jadi, daripada penasaran terus, yuk kita intip resepnya. Aku jamin, bikinnya nggak sesulit yang kamu bayangkan kok. Mari kita mulai petualangan kuliner Kapurung!
Bahan-bahan Kapurung Khas Palopo

Untuk Bulatan Sagu:
- 250 gram tepung sagu aren kualitas baik (penting untuk tekstur kenyal dan tidak mudah hancur)
- 500 ml air mendidih
- Sedikit air dingin untuk membentuk bulatan
Untuk Kuah & Isian:
- 500 gram ikan cakalang atau ikan tongkol, bersihkan, potong-potong (bisa diganti ikan jenis lain sesuai selera, tapi ikan berdaging putih lebih cocok)
- 1 ikat kangkung, petiki daunnya, cuci bersih
- 1 ikat bayam, petiki daunnya, cuci bersih
- 100 gram kacang panjang, potong-potong sekitar 2 cm
- 100 gram jagung pipil (dari 1 buah jagung manis)
- 1 buah terong ungu kecil, potong dadu (opsional)
- 1 buah tomat merah, potong-potong
- 3 buah belimbing wuluh, iris tipis (penting untuk rasa asam segar yang otentik)
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu jamur atau penyedap secukupnya (opsional)
- Air secukupnya untuk merebus ikan dan kuah
Bumbu Halus:
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 buah cabai merah besar (sesuaikan selera pedasmu)
- 10-15 buah cabai rawit merah (sesuaikan selera pedasmu)
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 2 butir kemiri, sangrai
Pelengkap (Opsional):
- Sambal terasi
- Jeruk limau
- Bawang goreng
Cara Membuat Kapurung Khas Palopo
- Siapkan Sagu: Campurkan tepung sagu dengan air dingin sedikit demi sedikit sampai menjadi adonan yang agak kental dan licin. Sisihkan.
- Masak Sagu: Didihkan air di panci terpisah. Setelah mendidih, tuang adonan sagu tadi secara perlahan ke dalam air mendidih sambil terus diaduk cepat hingga mengental dan berubah bening seperti lem. Angkat.
- Bentuk Sagu: Ambil sendok makan, celupkan ke air dingin, lalu ambil adonan sagu yang sudah matang dan bentuk bulatan-bulatan kecil di mangkuk berisi air dingin. Lakukan sampai adonan habis. Pastikan air dingin cukup banyak agar sagu tidak lengket.
- Rebus Ikan: Rebus ikan cakalang/tongkol dengan sedikit garam hingga matang. Angkat ikan, saring kaldunya (sisihkan). Setelah dingin, suwir-suwir ikannya. Buang tulang dan kulitnya.
- Tumis Bumbu: Haluskan semua bumbu halus. Panaskan sedikit minyak di wajan, lalu tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas sampai harum dan matang.
- Masak Kuah: Masukkan kaldu ikan yang sudah disaring ke dalam tumisan bumbu. Tambahkan air secukupnya (sesuai kekentalan kuah yang diinginkan). Masukkan belimbing wuluh, jagung pipil, kacang panjang, dan terong (jika pakai). Masak sampai sayuran setengah matang.
- Masukkan Ikan & Sayuran Lain: Masukkan ikan suwir. Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu jamur. Koreksi rasa. Terakhir, masukkan kangkung dan bayam. Masak sebentar saja hingga sayuran layu, jangan sampai overcook ya agar teksturnya tetap renyah.
Penyajian Kapurung
Cara penyajian Kapurung ini unik lho. Ambil beberapa bulatan sagu yang sudah dibentuk tadi, lalu tata di mangkuk. Siram dengan kuah Kapurung yang panas mengepul lengkap dengan ikan suwir dan aneka sayurannya. Aroma asam segar dari belimbing wuluh langsung menyeruak, berpadu dengan gurihnya ikan dan pedasnya bumbu. Duh, bikin ngiler banget deh! Jangan lupa tambahkan sambal terasi atau perasan jeruk limau jika kamu suka rasa yang lebih nendang. Kapurung ini paling enak disantap hangat-hangat. Rasanya itu lho, segar, gurih, asam, pedas, dan ada kenyal-kenyal dari sagunya. Benar-benar hidangan yang kompleks dan memanjakan lidah. Aku jamin, setelah mencoba Kapurung ini, kamu pasti bakal nambah lagi dan lagi. Selamat mencoba di rumah ya, semoga suka!
🛒 Rahasia Dapur Resep Bunda
Mau hasil masakan persis seperti resep di atas? Rahasianya ada di alat masak anti lengket dan bumbu pilihan yang biasa kami pakai.
Cek Koleksi Alat Masaknya di Shopee